Menurut Kantor Berita ABNA, Surat kabar Zionis Jerusalem Post hari Senin (15/3/2021) melaporkan, Jenderal Uri Gordin, komandan keamanan dalam negeri IDF mengungkapkan sekitar 2.000 roket dan rudal akan ditembakkan ke Israel setiap hari oleh Hizbullah, jika perang meletus.
"Rudal dan roket sebanyak itu akan sangat menantang kemampuan militer dan sipil Israel. Serangan ini akan menargetkan infrastruktur vital Israel,' ujar Gordin yang disampaikan dalam konferensi B'Sheva di Baitul Maqdis.
Jenderal IDF ini mengklaim, "Musuh harus tahu bahwa garis depan Israel tangguh dan telah membuktikan dirinya di masa lalu,",
"Mereka tahu tidak dapat mengalahkan kami di medan perang, jadi mereka mencoba untuk memindahkan perang ke front kedua, dan itu adalah rumah kami dan di kota-kota kami," papar Gordin.
Israel percaya bahwa Hizbullah memiliki persenjataan sekitar 150.000 roket dan rudal, dan beberapa di antaranya memiliki kemampuan untuk menyerang di mana saja di dalam negeri.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Hizbullah Lebanon, Sayid Hassan Nasrullah menekankan pada akhir 2020 bahwa jumlah rudal permukaan-ke-udara telah berlipat ganda dari tahun sebelumnya, dan Hizbullah memiliki kemampuan secara akurat menyerang setiap target di sepanjang wilayah Palestina yang diduduki Israel.(PH)
342/